Pages

Selamat Datang Di Blog Kami

Selasa, 24 September 2013

Allegri Minta Balotelli Berubah

 Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, meminta striker Mario Balotelli menunjukkan sikap dewasa. Hal tersebut berkaitan dengan hukuman larangan tampil tiga pertandingan, yang diterima Balotelli karena memprotes wasit Luca Banti, usai pertandingan Serie-A antara Milan dan Napoli, akhir pekan lalu.

Menurut pemberitaan di Italia, Balotelli kesal karena ketika ia dikasari pemain lawan, Banti tidak mengambil tindakan apa pun.

"Mario telah melakukan kesalahan, menghukum tim, klub dan para fans. Ia harus mengubah ini. Balotelli harus membantu wasit untuk melindunginya, karena jika pemain lain mengalami pelanggaran seperti yang ia terima, maka wasit akan meniup peluit. Wasit harus melakukan tugasnya tanpa gangguan karena mereka dapat dipengaruhi oleh sikap negatif," lanjut Allegri.

"Mario telah berusia 23 tahun. Ia tidak lagi seorang anak-anak dan harus menjadi juara. Anda harus memiliki perilaku yang benar karena Anda adalah contoh bagi semua orang yang mengagumi Anda. Saya berharap, ia manfaatkan itu dan menyadari bahwa ia menempatkan tim dan klub dalam kesulitan."

"Anda harus pergi di lapangan berpikir tentang melakukan sikap dengan baik. Ketika Anda menyelesaikan permainan, Anda perlu untuk pergi di ruang ganti, menerima apa yang terjadi dan memikirkan bekerja untuk berbuat lebih baik. Klub akan memutuskan apa yang harus dilakukan kepada Balotelli," tutup Allegri.

Perez: Jangan Komentar soal Bale, Tata!

 Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menanggapi dingin sindiran pelatih Barcelona, Gerardo "Tata" Martino, yang mengatakan harga Gareth Bale kemahalan. Menurut Perez, ia dan klubnya yang tahu seberapa penting pemain yang dibeli.

Madrid memutuskan untuk merekrut Bale dari Tottenham Hotspur dengan rekor transfer tertinggi sepanjang sejarah. Pembelian Bale mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Cristiano Ronaldo saat diboyong Madrid dari Manchester United.

"Tata masih baru di posisi ini (sepak bola Spanyol). Ia tidak tahu bagaimana cara kerja di sini. Jadi, ia terlalu mudah untuk membuat sebuah opini publik," kata Perez kepada Cadena SER, Selasa (24/9/2013).

"Bale datang dengan harga murah. Merekrut pemain terbaik menjadi filosofi Madrid. Bale adalah pemain tersedia (siap dijual) yang ada di bursa transfer musim panas lalu," lanjutnya.

Perez juga berbicara soal keputusan Madrid membayar kompensasi kepada Paris Saint-Germain untuk melepas pelatih Carlo Ancelotti. "Kami membayar 7 juta euro untuk membawa Ancelotti. Kami membayar setengah dan sisanya dibayar sendiri Ancelotti. Ia mendapatkan gaji yang kurang lebih sama seperti yang didapat Jose Mourinho."

Selain itu, Perez juga menjawab pertanyaan seputar masa depan Iker Casillas dan Karim Benzema di Madrid.

"Sulit bagi Casillas pergi pada Desember mendatang. Keputusan Mourinho mencadangkannya adalah murni olahraga. Mourinho memberikannya sedikit peringatan dan lalu setelah itu karena Casillas cedera," ujar Perez untuk masalah Casillas.

"Saya pikir, cemooh dari fans akan memovitasi Benzema. Saya pernah mendengar fans mencemooh legenda Madrid, Alfredo di Stefano," pungkasnya.

Jaga Kesempurnaan, Atletico Terus Tempel Barcelona

 Atletico Madrid meneruskan catatan kemenangan sempurna pada awal musim ini. Kemenangan 2-1 atas Osasuna di Stadion Vicente Calderon, Madrid, Selasa atau Rabu (25/9/2013), membawa Atletico menguntit Barcelona di puncak klasemen Liga BBVA yang hanya unggul selisih gol.

Atletico pantas berterima kasih kepada striker asal Brasil, Diego Costa. Bomber berusia 24 tahun itu memborong dua gol kemenangan Los Colchoneros.

Gol pertama Costa dihasilkan ketika laga berjalan 18 menit. Umpan silang Juanfran berhasil diteruskan Costa ke gawang Osasuna yang dikawal Andres Fernandez.

Enam menit kemudian, Atletico kembali membuat publik Vicente Calderon bergembira. Kali ini, Costa sukses memaksimalkan umpan Koke untuk gol keduanya pada laga tersebut.

Jelang babak pertama berakhir, Osasuna mendapat gol hiburan melalui kaki Oriol Riera. Namun, skor pertandingan tetap 2-1 untuk kemenangan Atletico hingga laga usai.

Kemenangan ini membawa Atletico berada di posisi kedua Liga BBVA dengan 18 poin dari enam laga. Atletico hanya kalah selisih gol dari Barcelona yang berada di tempat teratas. Selisih gol Atletico surplus 13, sementara Barcelona memiliki selisih gol plus 17.

Susunan pemain
Atletico: 13-Thibaut Courtois; 20-Juanfran, 2-Diego Godin, 23-Miranda, 22-Emiliano Insua; 5-Tiago Mendes, 4-Mario Suarez (14-Gabi Fernandez 46); 10-Arda Turan, 6-Koke (11-Cristian Rodriguez 77); 21-Leo Baptistao (9-David Villa 63), 19-Diego Costa
Pelatih: Diego Simeone

Osasuna: 13-Andres Fernandez; 2-Marc Bertran, 14-Alejandro Arribas, 22-Jordan Loties, 24-Damia; 10-Punal (17-Ariel Nunez 68), 23-Raoul Cedric Loe (5-Lolo 83); 11-Sisi, 20-Francisco Silva, 9-Emiliano Armenteros; 19-Oriol Riera (18-Manuel 78)
Pelatih: Javi Garcia

Wasit: Javier Etsrada

"Mourinho Tak Terima Ferguson Pilih Moyes"

 Melalui sebuah buku, seorang jurnalis Spanyol, Diego Torres, mengungkapkan bahwa pelatih Jose Mourinho sangat kecewa ketika mengetahui bahwa Alex Ferguson tidak memilihnya, tetapi memilih David Moyes untuk menggantikannya melatih Manchester United, sebelum musim lalu berakhir.

Pasalnya, menurut buku tersebut, sebelum Ferguson menunjuk penggantinya, Jorge Mendez telah meyakinkan Mourinho bahwa ia akan menjadi pelatih MU. Mourinho disebut meyakini perkataan Mendes karena Mendes punya kedekatan dengan MU dan Ferguson lebih dari agen lain.

"Mourinho, yang didorong oleh agennya Mendes, meyakini bahwa Ferguson adalah teman dan bapak rohaninya," demikian tulis Torres pada bagian pertama buku itu, seperti dilansir Daily Mirror.

"Ia diyakinkan bahwa sebuah pertemanan adalah kepercayaan sejati. Ia berpikir bahwa koleksi trofinya yang luar biasa (dua gelar Eropa, tujuh gelar liga, dan empat piala liga di empat negara) adalah keunggulan yang tak dimiliki kandidat lain."

"Ketika mengetahui Ferguson memilih Moyes, Mourinho tak memercayainya. Ia berteriak, 'Tetapi (Moyes) tak pernah menjuarai apa pun!'"

"Jorge Mendez, presiden dan pemilik Gestifute, terlibat di Old Trafford lebih dari agen lain. Tak  ada agen lain melakukan bisnis sebesar itu dengan Ferguson."

"Tak seorang pun bersiap lebih baik atau tahu bagaimana menyampaikan ke media soal gagasan bahwa ada orang yang sejak awal ditakdirkan untuk menggantikan Ferguson."

"Namun, jika propaganda memengaruhi kesadaran seseorang, orang itu adalah Mourinho sendiri," demikian sebagian isi buku Torres.

Ronaldo: Berjuanglah, Casillas

 Ronaldo Luiz Nazario de Lima (37) menilai eks rekan setimnya di Real Madrid Iker Casillas harus berjuang ekstra keras musim ini. Sebab, Casillas kini menghadapi persaingan ketat dari Diego Lopez yang lebih dipilih pelatih Carlo Ancelotti mengawal gawang El Real di La Liga.

"Situasi Casillas saat ini rentan. Dia belum pernah menghadapi persaingan seperti ini. Tetapi, dia tetap salah satu kiper terbaik dan ia harus memperjuangkan posisinya," kata Ronaldo.

Mantan penyerang tim nasional Brasil ini pun tak mengesampingkan sosok Diego Lopez. "Saya pernah berlatih dengan Diego Lopez dan dia sangat bagus. Saya rasa Ancelotti takkan kesulitan membuat pilihan," kata Ronaldo.

Casillas kehilangan tempat utama di skuad Madrid setelah mengalami cedera musim lalu. Setelah Casillas pulih, pelatih Madrid musim lalu Jose Mourinho tetap memercayai Lopez sebagai penjaga gawang Madrid.

Kehadiran Ancelotti menggantikan Mourinho ternyata tak mengubah keadaan untuk Casillas. Sebab, Ancelotti pun memilih Lopez menjaga gawang Madrid di La Liga.

Kapten skuad nasional Spanyol itu akhirnya diberi kesempatan turun sebagai starter saat Madrid menantang Galatasaray pada matchday pertama Liga Champions pekan lalu. Sial, baru 14 menit bermain, Casillas harus meninggalkan lapangan akibat cedera karena tersikut Sergio Ramos.

Oezil Bisa Bawa Arsenal Juara 

Kedatangan Mesut Oezil ke Arsenal membuat mantan gelandang klub London Utara tersebut, Robert Pires, optimistis dengan prospek Arsenal di Premier League. Eks pemain nasional Perancis itu yakin Oezil mampu membawa Arsenal menjuarai Premier League yang sudah delapan musim tak bisa diraih The Gunners.

"Sekarang tak mustahil bagi Arsenal untuk menang karena pemain muda mereka telah berkembang dan memiliki lebih banyak peluang. Para pemain ini juga membuat Arsene Wenger memiliki lebih banyak peluang. Dengan Oezil ditempatkan di tengah, saya rasa perpaduan di tim Arsenal sangat bagus," kata Pires.

Ia pun secara khusus memuji Oezil yang sudah memiliki banyak pengalaman. "Oezil pemain yang sangat bagus. Dia bermain untuk tim nasional Jerman. Dia pernah bermain untuk Real Madrid dan sekarang dia di Arsenal. Dia punya pengalaman dan saya rasa itu memudahkan Arsenal," jelas Pires.

Sejauh ini, Oezil sendiri sudah mencatatkan tiga assist dalam dua penampilannya di Premier League berseragam Arsenal. Pemain berdarah Turki ini pun turut berperan dalam terciptanya tiga gol Arsenal kala melawan Stoke City, Minggu (22/9/2013).

Selain Oezil, Pires mengingatkan Arsenal untuk tetap memprioritaskan liga domestik meski saat ini Olivier Giroud dkk pun memiliki fokus di Liga Champions. Terlebih lagi, mereka tergabung di grup yang cukup berat dengan Napoli, Borussia Dortmund, dan Marseille sebagai kompetitor.

"Saya rasa Arsenal punya potensi menjuarai liga. Untuk Liga Champions, saya tak tahu, tetapi yang penting mereka harus fokus ke Premier League sebab gelar itu yang paling krusial bagi klub dan fans," pungkas Pires.

Guardiola: Ini Penampilan Terbaik Bayern

Pelatih Bayern Muenchen Josep "Pep" Guardiola menunjukkan permainan terbaiknya musim ini saat mengalahkan Schalke 04 4-0 pada lanjutan Bundesliga, di Veltins Arena, Sabtu (21/9/2013).

"Kami mendominasi sepanjang pertandingan. Dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya kami hanya mendominasi selama 30-40 menit, tapi sekarang 90 menit," kata Guardiola.

Kemenangan ini sekaligus menjadi yang ketiga untuk Die Roten dalam kurun satu pekan. Pekan lalu Bayern menaklukkan Hannover 2-0, lalu menjungkalkan CSKA Moskow 3-0 di matchday pertama fase grup Liga Champions.

Gelandang Bayern Bastian Schweinsteiger menilai timnya tampil bagus berkat taktik Guardiola. Menurut Schweinsteiger, Guardiola menjadikan permainan Bayern lebih fleksibel.

"Dia punya banyak variasi strategi dan membuat kami menjadi lebih fleksibel. Karena itu kami jadi sulit dikalahkan," jelas Schweinsteiger.

Sementara itu, pilar Schalke Kevin-Prince Boateng menilai timnya betul-betul kesulitan menghadapi Bayern.

"Sangat sulit mengalahkan tim seperti Bayern, terutama saat kami membuat banyak kesalahan. Penempatan posisi dan penguasaan bola mereka sangat bagus, dan sulit mengambil alih kendali permainan. Meski kami memiliki banyak kesempatan, kalau tak bisa dimanfaatkan, kami tak layak menang," kata Boateng.